Spanyol

Drama Kontrak Baru Messi di Barca

Drama Kontrak Baru Messi di Barca
Drama Kontrak Baru Messi di Barca

Lagi-lagi kelanjutan karir juru gedor Barcelona, Lionel Messi kembali dipertanyakan. Kabar terbaru yang berhembus seputar pemain asal Argentina itu adalah belum terjadinya pembubuhan tandatangan diatas kertas segel untuk kontrak barunya hingga detik ini. Kendati begitu, baik Messi maupun manajemen Barca punya klaimnya masing-masing.

Dari informasi sebelumnya, Los Cules sudah berniat untuk tetap mengikat Messi dengan kontrak baru hingga tahun 2021. Pasalnya, kontrak pemain yang berjuluk La Pulga itu bakal habis tahun depan (2018). Walaupun sempat juga diberitakan, kalau Messi pernah merasa kesal dengan klubnya. Lantaran, bisa-bisanya Barca melepas Nyemar jr pada bursa musim panas tahun ini (2017). Bahkan sampai saat ini, Barca pun nampak kesulitan untuk merekrut pemain yang bisa mengganti peran Neymar di lini depan.

“(Josep) Bartomeu sih bilangnya Messi sudah tandatangan kontrak baru, tapi itu semua omong kosong belaka”, papar Agusti Benedicto yang dulu pernah bertarung di bursa pilpres Barca.

“Biar Barca sudah mengeluarkan kontrak, kalau belum diteken Messi ya tetep saja belum sah. Walaupun, ayah Messi sudah menyetujui dan meneken kontrak yang disodorkan oleh Barca”, lanjutnya lagi kepada pers Soccerway.

“Dari pengamatan saya, Bartomeu itu terlalu licik untuk bermanuver. Mungkin kalian (jurnalis) bisa menggali informasi lebih dalam darinya langsung. Ini bukan pertama kalinya dia bohong. Lakonan politiknya sudah terlalu banyak”, tutup Benedicto yang dulu kalah bersaing dengan Bartomeu untuk merebut jabatan Presiden Barca.

Indonesia

Persib Didenda Komdis, Bobotoh Patungan Bayar

Persib Didenda Komdis, Bobotoh Patungan Bayar
Persib Didenda Komdis, Bobotoh Patungan Bayar

Persib Bandung terpaksa dikenakan sanksi denda sebesar 50 jt Rupiah oleh Komisi Disiplin (Komdis), lantaran suporternya mempertontonkan koreo bernuansa politis saat melakoni laga kandangnya akhir pekan lalu (Sabtu, 9 / 9 / 2017).

Pada saat itu, Bobotoh memperlihatkan koreo yang bertuliskan Save Rohingya saat menyambut Semen Padang di markasnya, Stadion Si Jalak Harupat. Walaupun pentolan VPC (Viking Persib Club), Yana Umar sempat menolak tuduhan tersebut, Komdis tetap meneruskan sanksi denda tersebut. Yana cs membantah, kalau koreo yang dilakukan bersama dengan rekan suporter Maung Bandung lainnya menyimpan maksud politis. Menurutnya, semua itu hanyalah sebagai wujud kepedulian Viking atas musibah yang sedang menimpa warga muslim di Rohingya, Myanmar. Sama sekali tidak ada maksud politisnya.

“Itu kan merupakan bentuk kepedulian kami. Tidak ada maksud politis tersembunyi sama sekali”, tegas Yana saat disambangi wartawan di Stadion Sidolig yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani, Bandung, Jawa Barat kemarin (Kamis, 14 / 9 / 2017).

Disisi lain, Persib menilai kalau tuntutan denda senilai 50 jt relatif terlali besar. Kendati, Komdis nampak tidak menggubris protes dari Yana yang mewakili Persib tersebut.

“Gila, 50 juta mah kemalahan lah. Kita kan maksudnya mau menunjukkan rasa kepedulian. Harusnya Komdis juga memperhatikan unsur tersebut”, imbuh Yana lagi.

Namun pada akhirnya, Yana bernisiatif untuk menggalang dana dari seluruh anggota Viking untuk membayar sanksi denda yang dibebankan kepada klubnya tersebut.

“Demi kebaikan klub kita, saya harap anggota suporter Viking ridho dan ikhlas untuk sedikit menyisihkan uangnya. Ini untuk membayar denda 50 jt Persib. Sok atuh mangga, silahken datang saja ke Stadion Sidolig buat yang mau urunan”, ujarnya.

“Buat yang mau transfer juga mangga. Kita sudah kerjasama dengan Rumah Zakat. Jadi nanti semua detail rekening tujuan bisa dilihat di website sharinghappiness.org. Hasil sumabangan pun akan dibeberkan secara transparan disitu. Tidak ada yang ditutup-tutupi”, ujarnya.

“Sumbangan akan kami buka dalam waktu 13 hari, tepat pada hari H pembayaran denda Komdis. Kalau ada sisa, akan kita sumbangkan ke warga muslim di Rohingya. Biar kita tunjukkan ke Komdis, kalau Bobotoh memang peduli dengan Rohingya”, tuntas Yana.

Inggris

Steven Gerrard Paling Antipati Sama 2 Pemain MU Ini

Steven Gerrard Paling Antipati Sama 2 Pemain MU Ini
Steven Gerrard Paling Antipati Sama 2 Pemain MU Ini

Saat diwawancara The Sun pada sela-sela kesibukannya melatih, Steven Gerrard akhirnya menyebut 2 nama pemain MU (Manchester United) yang paling dibencinya. Yakni mereka adalah para pemain belakang andalan The Red Devil, Gary Neville dan Rio Ferdinand.

Sebagai mantan gelandang serang Liverpool, tentu saja Gerrard merekam banyak memori saat berduel dengan MU. Salah satunya adalah saat pria Inggris berumur 37 tahun itu dikalahkan tanpa mampu membalas 0 – 3 di kandang sendiri. Tepatnya pada saat laga lanjutan Liga Premier musim 2014 – 2015 yang digelar di Old Trafford, dimana menjadi musim terakhir bagi Gerrard berseragamkan Liverpool.

“Setiap saya coba untuk merangsek masuk ke baris pertahanan MU dan melihat muka Gary dan Rio, hati saya selalu dongkol. Mereka lagi, mereka lagi yang harus saya lewati”, kenang Gerrard yang terlansir di The Sun dan juga Manchester Evening News.

“Sampai-sampai, ketika diluar lapangan pun saya benci bukan main dengan mereka. Namun, semua mulai berbeda ketika saya sudah tidak jadi pemain lagi. Rasa benci saya baru bisa hilang dan saya pun bisa menjalin pertemanan dengan Gary dan Rio”, ungkap pemain yang sempat hijrah ke LA Galaxy sebelum gantung sepatu itu.

Saat ini, baik Gary dan Rio pun sudah sama-sama pensiun. Termasuk Gerrard, mereka bertiga lebih menghabiskan waktu mereka pada dunia kepelatihan dan pengamat sepakbola.

“Saat ini, perasaan saya ke Rio malah berubah 180 derajat. Dari benci berubah menjadi rasa hormat yang luar biasa. Selain memang orangnya baik, dia adalah sosok yang selalu menunjukkan profesionalismenya sebagai pemain” imbuh penggawa The Anfield Boys yang pernah menggedor gawang MU sebanyak 6 kali itu.

Lusa kemarin (Rabu, 6 / 9 / 2017) menjadi tepat 10,000 hari bagi Liverpool berpuasa titel di Liga Premier, dimana mereka sudah tidak pernah lagi menjuarai kompetisi sejak musim 1989 – 1990 silam. Padahal hingga musim 1989 – 1990 tersebut, Liverpool selalu tercatat sebagai penyabet gelar terbanyak di era Divisi 1. Yakni, sebanyak 18 gelar telah digasak klub besutan Juergen Klopp itu. Setelah musim tersebut, prestasi mereka pun dibalap MU yang akhirnya bisa mengkoleksi 20 titel. Diantaranya adalah 7 titel di era Divisi 1 serta 13 gelar di Liga Premier.

Italia

AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan

AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan
AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan

WIB dini hari barusan (Kamis, 10 / 8 / 2017), AC Milan baru saja menenggak kekalahan tipis 1 – 2 atas Real Betis. Adapun laga persahabatan masa pra musim yang digelar di Stadio Angelo Massimino Catania tersebut merupakan lembaran terakhir Rossoneri sebelum mengarungi musim kompetisi periode 2017 / 2018.

Pada laga AC Milan kali ini, untuk pertama kalinya sang pelatih, Vincenzo Montella menyematkan ban kapten kepada bek terbarunya, Leonardo Bonucci. Sejatinya, aksi cetak angka sudah terlebih dahulu dikreasi AC Milan. Pada saat 12 menit pertama laga berjalan, Andre Silva melakukan sepakan keras dan sukses menyarangkan si kulit bundar ke gawang Betis. Sayang wasit harus menganulir gol tersebut, lantaran VAR (Video Assistant Referee mempertontonkan kalau juru gedor asli Portugal itu sudah menapak di posisi offside.

Peluang kedua Milan selanjutnya lahir dari aksi Davide Calabria, namun lagi-lagi gagal mengguncang papan skor. Serangan Calabria saat itu masih terbaca dan berhasil digagalkan oleh Dani Gimenez, kiper Betis. Pertarungan yang sengit pada akhirnya hanya melahirkan skor kacamata 0 – 0 hingga sesi turun minum.

Saat wasit meniupkan pluit tanda babak 2 dimulai, lagi-lagi Andre Silva menunjukkan ambisinya buat bikin gol. Tetapi, lagi-lagi juga refleks Gimenez yang cepat masih belum bisa ditundukkan. Kiper 34 tahun itu langsung terbang untuk menepis bola, saat tahu gawangnya terancam.

Disaat AC Milan mulai frustasi, disitulah Betis mulai menekan balik. Fabian Ruiz dengan lihai sukses membolongi gawang AC Milan pada menit ke 67. Sepakan pisangnya dari luar kotak putih, mampu mengagetkan Antonio Donnarumma yang memagari mistar AC Milan. Sontak, Betis pun berhasil memimpin dengan skor 1 – 0.

Gol kedua pada laga tersebut dibesut oleh Andre Silva, lewat kado penalti dari wasit di menit ke 75. Silva yang sukses menjalani amanahnya sebagai algojo pun berhasil menyeimbangkan kedudukan sementara menjadi 1 – 1.

Drama sempat terjadi saat laga memasuki menit ke 89. Pada saat itu, Betis mendapat kado free kick yang langsung ditargetkan ke gawang AC Milan oleh Joaquin. Namun, bisa dibaca Donnarumma yang direspons langsung dengan menepis bola. Merasakan kejanggalan, Betis pun meminta VAR diputar ulang. Dari situ terlihat, kalau Hakan Calhanoglu sebetulnya melakukan hand ball di kotak putih saat eksekusi free kick barusan. Sontak, Betis pun dihadiahi penalti oleh wasit dan berhasil dilesakkan secara sempurna oleh sang eksekutor, Antonio Sanabria. Laga pun ditutup dengan kemenangan 2 – 1 untuk Betis.

Selanjutnya, AC Milan akan beralih fokus ke pertandingan play off Piala Eropa kontra Shkendija, klub asal Makedonia minggu depan. Sedangkan Betis masih menjalani laga uji coba pra musimnya melawan tetangga sekotanya, Inter Milan di akhir minggu ini.

Inggris

Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi

Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi
Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi

Saat belum setenar sekarang, Sevilla FC pernah punya andil besar dalam perkembangan karir Jesus Navas. Lembaran kisah indah antara Jesus bersama Los Rojiblancos pun bakal terulang lagi pada musim depan.

Untuk mengembangkan dan mengarahkan bakat sepakbolanya ke trek yang lebih jelas, Jesus dengan bulat hati mendaftar di akademi Sevilla. Berkat keseriusannya, ia pun dipanggil ke tim utama pada tahun 2003. Sejak saat itu, performa karir gelandang asal Spanyol itu pun terus meroket. Selama 1 dekade berseragamkan tim Andalusia, Jesus sudah mempersembahkan 34 gol dari 394 kesempatan merumput di berbagai kompetisi.

Tenaganya bukan semata-mata dilihat dari kontribusi gol dan assistnya, namun berkat skill bermainnya yang tinggi di sayap kanan lini tengah lah yang berhasil membawa Sevilla menyabet 2 piala Copa del Rey, 2 piala UEFA, serta 1 piala Super Eropa. Hingga pada musim panas tahun 2013, Jesus memutuskan untuk angkat kaki ke Manchester City.

Kisah sukses Jesus pun masih terus berlanjut, sejak dirinya berganti seragam. Selama 4 musim bernaung di Etihad Stadium, pemain berusia 31 tahun itu telah mempersembahkan 1 titel Liga Premier dan 2 titel Piala Liga Inggris. Adapun catatan bermain dari 183 penampilan yang dilakoninya bersama Man City di semua ajang pun cukup oke. Yakni, sukses mendonasi 8 gol untuk klub besutan Pep Guardiola itu. Namun begitu, kisahnya bersama The Citizen harus berakhir di musim panas tahun ini (2017). Setelah kontrak Jesus tidak lagi diperpanjang oleh pihak manajemen klub.

Jesus pun mengakui kalau satu-satunya klub yang terlintas di benak dan kepalanya cuma Sevilla. Tidak ada yang lain. Rasa rindu yang teramat besar kepada klub yang dibelanya saat masih kecil itu, tiba-tiba membludak pecah. Bagusnya bak gayung bersambut, niat Jesus untuk kembali pulang kampung pun disambut hangat oleh Sevilla dengan menyodorkan kontrak berdurasi 4 tahun.

Usai resmi meneken kontrak, Jesus sontak menjadi rekrutan ke 6 Sevilla pada bursa transfer musim panas saat ini. Sebelumnya Sevilla telah terlebih dulu menciduk Ever Banega, Nolito, Guido Pizarro, Luis Muriel dan juga Sebastien Corchia.

Berita Lain

Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia

Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia
Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia

Proses terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 merupakan turnamen Piala Dunia ke 21 yang diselenggarakan oleh FIFA (organisasi sepakbola paling tinggi di dunia). Nantinya, event ini akan diselenggarakan selama 32 hari di Rusia. Yakni, tepatnya mulai dari tanggal 14 Juni 2018 hingga 15 Juli 2018. Adapun, Piala Dunia pada tahun ini adalah ajang Piala Dunia yang pertama kali dilangsungkan di Rusia.

Proses terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah ajang sepakbola 4 tahunan ini, sejatinya sudah dimulai semenjak Januari 2009. Dimana, tiap-tiap negara diberikan waktu untuk mendaftar sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2018 hingga Februari 2009. Semula, ada 7 negara yang menyodorkan diri untuk diberikan kehormatan sebagai tuan rumah. Namun Meksiko yang tadinya masuk di dalam daftar ketujuh negara tersebut, mendadak mengundurkan diri. Lalu secara perlahan-lahan, negara-negara yang merupakan non UEFA satu-persatu mulai mengundurkan diri dari bursa kandidat tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut. Hingga pada akhirnya, hanya tersisa 4 negara yang tetap bertahan sebagai kandidat tuan rumah event sepakbola paling akbar di dunia itu. Negara-negara kandidat bertahan tersebut diantaranya adalah Spanyol, Belanda, Rusia dan Inggris.

Penentuan final negara penyelenggara Piala Dunia 2018 pun akhirnya di- voting pada tanggal 2 Desember 2010. Dimana, voting yang dilangsungkan di Zurich tersebut dihadiri oleh 22 anggota Komisi Eksekutif FIFA. Adapun, negara yang mendapatkan suara terbanyak untuk maju sebagai tuan rumah resmi penyelenggara Piala Dunia 2018 adalah Rusia.

Daftar stadion sepakbola penyelenggara Piala Dunia 2018 di Rusia

Sebagai langkah untuk mempersiapkan Piala Dunia 18, Rusia sudah mengajukan 12 stadion yang terletak di 11 kota terpisah di Russia. Diantaranya adalah Stadion Luzhniki di Moskwa dengan kapasitas 81,000 penonton, Otkrytiye Arena / Stadion Spartak di Moskwa dengan kapasitas 45,360 penonton, Stadion Krestovsky / Stadion St. Petersburg di St. Petersburg dengan kapasitas 68,134 penonton, Stadion Kaliningrad di Kaliningrad dengan kapasitas 35,212 penonton, Kazan Arena di Kazan dengan kapasitas 45,379 penonton, Stadion Nizhny Novgorod di Nizhny Novgorod dengan kapasitas 44,899 penonton, Cosmos Arena di Samara dengan kapasitas 44,198, Volgograd Arena di Volgograd dengan kapasitas 45,568 penonton, Mordovia Arena di Saransk dengan kapasitas 45,015 penonton, Rostov Arena di Rostov na Donu dengan kapasitas 45,000 penonton, Stadion Olimpiade Fisht di Sochi dengan kapasitas 47,659 penonton, dan terakhir Stadion Sentral / Yekaterinburg Arena di Yekaterinburg dengan kapasitas 35,000 penonton. Dimana FIFA sudah menentukan, bahwa kick off laga perdana Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Kualifikasi Piala Dunia 2018 sudah mulai dilaksanakan mulai dari tanggal 12 Maret 2015 dan dijadwalkan akan berakhir pada akhir tahun ini (14 November 2017). Tujuan dari kualifikasi tesebut adalah untuk menyaring 32 negara kontestan Piala Dunia 2018 tersebut. Tentunya, Rusia secara otomatis sudah pasti lolos dalam kualifikasi tersebut. Laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2018 sendiri diselenggarakan di Dili Timor Leste pada tanggal 12 Maret 2015. Tercatat ada sebanyak 210 negara yang turut serta pada ajang kualifikasi tersebut. Dimana dari 210 negara tersebut, yang dispekulasikan sudah hampir tidak lolos ke Piala Dunia 2018 adalah Wales, Kamerun, Turki, Argentina, dan Belanda. Sementara itu, Brazil menjadi tim nasional (timnas) pertama yang berhasil lolos masuk ke turnamen. Disusul oleh Iran, yang telah resmi ditetapkan sebagai timnas peserta Piala Dunia 2018.

Desain Maskot Piala Dunia 2018

Terkait maskot Piala Dunia 2018, proses desain maskotnya pun sudah dimulai oleh Rusia. Dimana, maskot serigala menampung suara terbanyak versi FIFA. Yaitu, sebanyak 100,750 voters. Disusul dengan maskot macan dengan total 51,523 voters, dan terakhir maskot kucing yang dipilih oleh 45,157 voters. Adapun maskot serigala Rusia tersebut diberi nama Zabivaka.

Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Sosok Riil Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Sosok Riil Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka

Khusus di Indonesia, RTV (Rajawali Televisi Indonesia) akan menjadi stasiun TV swasta Tanah Air yang secara resmi menyiarkan Piala Dunia 2018.

Spanyol

Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput

Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput
Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput

Striker Barcelona, Neymar jr mengatakan kalau dirinya tidak akan menutup diri untuk pindah klub. Bomber 25 tahun itu memang tengah dilirik oleh Manchester United (MU), dan Neymar pun bilang siap-siap saja dijemput Setan Merah.

Saat ini Neymar memang tengah dilirik oleh banyak klub. Selain MU, dikabarkan PSG (Paris Saint Germain) dan Eibar pun juga tengah memburunya. Malahan baik MU, PSG dan Eibar, semuanya menegaskan kalau bersedia mengangkut pemain asal Brazil itu dengan uang tebusan yang mahal.

Masa depan karir Neymar di Barca memang sedang menjadi spekulasi, seiring dengan kasus pajaknya. Walau Barca baru saja memperpanjang kontrak kerjanya untuk 4 tahun kedepan, hingga tahun 2021.

“Saya tidak mau menutup segala peluang untuk mendapatkan hal yang lebih baik di masa depan. Jika memang saya menemukan hal yang lebih baik daripada di Barca, kenapa tidak?”, ujar pemain timnas Brazil itu kepada Soccerway.

“Lagipula, saya mana tahu jalan Tuhan sih. Saya hanyalah seorang pemain profesional, yang selalu berusaha bermain semaksimal mungkin”, sambungnya.

Saat ditanya perihal musim depan, Neymar hanya berharap kalau Barca bisa tampil lebih baik lagi daripada musim lalu. Pada musim 2016 / 2017, Barca gagal menjuarai liga domestik dan hanya menyabet 1 titel. Yaitu, juara Copa del Rey.

“Saya harap, Barca bisa tampil lebih baik di musim depan”, kata pesepakbola yang menggasak medali emas Olimpiade tahun 2016 itu.

Italia

Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti

Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti
Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti

Saat ditanya wartawan soal rumor ketertarikannya dengan James Rodriguez, AC Milan punya jawabannya sendiri.

Saat ini, AC Milan telah diakuisisi oleh investor dari China. Berasa memiliki banyak duit, Milan pun langsung mendatangkan banyak pemain baru di musi panas tahun ini (2017). Sejauh ini, klub yang bermarkas di San Siro Stadium itu sudah memboyong Mateo Musacchio, lalu Ricardo Rodriguez, Hakan Calhanoglu, Andre Silva, Franck Kessie, sampai Fabio Borini.

Dengan membelanjakan pemain-pemain tersebut, AC Milan disinyalir sudah merogoh kocek lebih dari 100,000,000 Euro. Itu pun isunya masih ada sejumlah pemain lagi yang hendak diangkut Milan. Dimana, nama James Rodriguez juga masuk didalam daftar belanja AC Milan pada musim panas ini.

Disisi lain, kelanjutan karir James Rodriguez di Real Madrid memang sedang dispekulasikan. Namun begitu, Marco Fassone selaku CEO AC Milan belum memberikan jawaban yang gamblang menyoal gelandang asli Kolumbia itu. Apakah memang benar AC Milan benar-benar mau membeli James atau tidak.

“Oh, soal James. Saat ini kami masih harus mengatur anggaran belanja kami. Kami memang masih akan melakukan belanja pemain, tapi tentunya juga dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang sudah didiskusikan dengan manajemen”, kata Fassone kepada Football Italia.

Sejatinya, bukan nama James saja yang sedang dikaitkan-kaitkan bakal dibeli Milan. Selain James, disebutkan juga nama salah satu bek Atalanta, Andrea Conti yang saat ini sedang dinegosiasikan AC Milan dengan pihak manajemen Atalanta.

Kabarnya, Atalanta memasang harga senilai 22,000,000 Euro plus bonus pemain untuk Conti yang sudah disanggupi oleh Milan. Namun Conti masih setengah hati dilepas, lantaran Atalanta belum mendapat pemain baru untuk menggantikan posisi Conti.

“Soal Conti, kami sudah membicarakannya dengan Atalanta. Kami respek dengan Atalanta dengan memberikan mereka ‘space’ untuk memutuskan, kapan waktu tepat untuk melepas beknya. Kami tinggal tunggu telpon dari mereka saja, kok soal Conti”, tuntas bos asli Italia itu.

Inggris

Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez

Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez
Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez

Agresifitas Everton dalam berburu pemain, agaknya masih sangat gragas pada bursa transfer musim panas 2017 ini. Belakangan ini, The Toffees lagi-lagi menyiarkan berita terkait kedatangan pemain barunya yang diangkut dari Malaga. Yakni Sandro Ramirez, bomber yang dulu juga pernah bermain di Barcelona.

Untuk mendatangkan pesepakbola timnas Spanyol itu, Everton rela menggelontorkan uang senilai 6,000,000 Euro atau setara dengan 91,3 M jika di- Rupiah -kan. Dengan uang yang berjumlah fantastis itu, Everton telah mengikat Sandro denagn kontrak berdurasi 4 tahun.

Dengan ditekennya kontrak Sandro, berarti total sudah 4 pemain baru yang diciduk Everton pada musim panas tahun ini. Sebelumnya ada Jordan Pickford, lalu Davy Klaassen, dan juga Henry Onyekuru. Kedepan, Everton tengah memproses kepindahan Michael Keane dari klubnya yang sekarang, Burnley.

Adapun Sandro pun merasa senang dengan kepindahan dirinya ke Goodison Park.

“Saya senang sekali pindah ke Everton. Ini merupakan sebuah tantangan baru, untuk menaikkan level di karir saya sebagai pemain”, ujar Sandro yang terpampang di ofisial website Everton.

“Everton merupakan klub papan atas di Inggris. Bisa masuk kesini, tentunya merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa. Saya pun percaya, kalau coach Ronald (Koeman) adalah pelatih ideal yang bisa menggembleng saya dengan baik”, tukas Sandro lagi.

Sebelumnya, Sandro merupakan jebolan akademi sepakbola Barca. Dimana ia pertama kali bergabung disana, saat usianya baru menginjak 14 tahun. Selama berkarir di Blaugrana senior, ia sudah dimainkan sebanyak tiga puluh dua kali. Terhitung dari musim 2014 – 2015 serta 2015 – 2016, dengan donasi 7 gol.

Selanjutnya, ia pun beralih ke Malaga. Kepindahannya ke klub baru, ternyata membuat diri Sandro semakin produktif. Bersama Malaga, pria 21 tahun itu berhasil membidani 16 gol dari kesempatan bermain sebanyak 31 kali di semua kompetisi.

Selain berkiprah di pertandingan domestik, dirinya juga dipercaya untuk berperan di kancah interasional. Adapun bersama timnas Spanyol U-21, ia berhasil melaju ke partai final Piala Eropa U-21.

Spanyol

Gelagat James Mau Minggat dari Madrid

Gelagat James Mau Minggat dari Madrid
Gelagat James Mau Minggat dari Madrid

Mengamati kondisi yang tengah dialami James Rodriguez, Carlos Bacca menyimpulkan kalau gelandang Real Madrid itu hendak pergi meninggalkan klub yang dibelanya sekarang.

Pasalnya, nama Rodriguez masuk dalam daftar pemain yang paling diincar pada bursa transfer musim panas tahun ini (2017). Kabarnya keinginan untuk angkat koper dari Santiago Bernabéu Stadium, dimotori oleh porsi bermain yang semakin ciut sejak El Real ditangani Zinedine Zidane. Puncaknya ketika Madrid menggilas Juventus di partai final Liga Champion, eks penggawa AS Monaco dan Porto itu hanya ditaruh di bangku cadangan oleh Zidane.

“Saya rasa cukup lah buat James (Rodriguez). Dia adalah pemain bagus yang akhirnya terlalu banyak jadi ban serep saja”, ujar Bacca yang dimuat di Four Four Two.

“Saya tahu, dia pasti merasa sulit untuk memutuskan jadi pindah atau tidak dari Madrid. Dia memang masih muda, tapi dia harus ingat kalau dirinya sekarang adalah pemain profesional”, sambungnya.

Walaupun cuma diset sebagai starter oleh Zidane sebanyak 20 kali, dari 33 kali merumput di sepanjang tahun 2016 hingga 2017, Rodriguez adalah pemain yang termasuk punya rekor bagus. Dari catatan Madrid sendiri, Pemain 25 tahun itu telah mendonasikan 10 gol dan 13 assist buat klub.