Italia

AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan

AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan
AC Milan Tutup Lembaran Pra Musim Dengan Kekalahan

WIB dini hari barusan (Kamis, 10 / 8 / 2017), AC Milan baru saja menenggak kekalahan tipis 1 – 2 atas Real Betis. Adapun laga persahabatan masa pra musim yang digelar di Stadio Angelo Massimino Catania tersebut merupakan lembaran terakhir Rossoneri sebelum mengarungi musim kompetisi periode 2017 / 2018.

Pada laga AC Milan kali ini, untuk pertama kalinya sang pelatih, Vincenzo Montella menyematkan ban kapten kepada bek terbarunya, Leonardo Bonucci. Sejatinya, aksi cetak angka sudah terlebih dahulu dikreasi AC Milan. Pada saat 12 menit pertama laga berjalan, Andre Silva melakukan sepakan keras dan sukses menyarangkan si kulit bundar ke gawang Betis. Sayang wasit harus menganulir gol tersebut, lantaran VAR (Video Assistant Referee mempertontonkan kalau juru gedor asli Portugal itu sudah menapak di posisi offside.

Peluang kedua Milan selanjutnya lahir dari aksi Davide Calabria, namun lagi-lagi gagal mengguncang papan skor. Serangan Calabria saat itu masih terbaca dan berhasil digagalkan oleh Dani Gimenez, kiper Betis. Pertarungan yang sengit pada akhirnya hanya melahirkan skor kacamata 0 – 0 hingga sesi turun minum.

Saat wasit meniupkan pluit tanda babak 2 dimulai, lagi-lagi Andre Silva menunjukkan ambisinya buat bikin gol. Tetapi, lagi-lagi juga refleks Gimenez yang cepat masih belum bisa ditundukkan. Kiper 34 tahun itu langsung terbang untuk menepis bola, saat tahu gawangnya terancam.

Disaat AC Milan mulai frustasi, disitulah Betis mulai menekan balik. Fabian Ruiz dengan lihai sukses membolongi gawang AC Milan pada menit ke 67. Sepakan pisangnya dari luar kotak putih, mampu mengagetkan Antonio Donnarumma yang memagari mistar AC Milan. Sontak, Betis pun berhasil memimpin dengan skor 1 – 0.

Gol kedua pada laga tersebut dibesut oleh Andre Silva, lewat kado penalti dari wasit di menit ke 75. Silva yang sukses menjalani amanahnya sebagai algojo pun berhasil menyeimbangkan kedudukan sementara menjadi 1 – 1.

Drama sempat terjadi saat laga memasuki menit ke 89. Pada saat itu, Betis mendapat kado free kick yang langsung ditargetkan ke gawang AC Milan oleh Joaquin. Namun, bisa dibaca Donnarumma yang direspons langsung dengan menepis bola. Merasakan kejanggalan, Betis pun meminta VAR diputar ulang. Dari situ terlihat, kalau Hakan Calhanoglu sebetulnya melakukan hand ball di kotak putih saat eksekusi free kick barusan. Sontak, Betis pun dihadiahi penalti oleh wasit dan berhasil dilesakkan secara sempurna oleh sang eksekutor, Antonio Sanabria. Laga pun ditutup dengan kemenangan 2 – 1 untuk Betis.

Selanjutnya, AC Milan akan beralih fokus ke pertandingan play off Piala Eropa kontra Shkendija, klub asal Makedonia minggu depan. Sedangkan Betis masih menjalani laga uji coba pra musimnya melawan tetangga sekotanya, Inter Milan di akhir minggu ini.

Inggris

Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi

Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi
Musim Depan, Jesus Navas Bakal Pertajam Sevilla Lagi

Saat belum setenar sekarang, Sevilla FC pernah punya andil besar dalam perkembangan karir Jesus Navas. Lembaran kisah indah antara Jesus bersama Los Rojiblancos pun bakal terulang lagi pada musim depan.

Untuk mengembangkan dan mengarahkan bakat sepakbolanya ke trek yang lebih jelas, Jesus dengan bulat hati mendaftar di akademi Sevilla. Berkat keseriusannya, ia pun dipanggil ke tim utama pada tahun 2003. Sejak saat itu, performa karir gelandang asal Spanyol itu pun terus meroket. Selama 1 dekade berseragamkan tim Andalusia, Jesus sudah mempersembahkan 34 gol dari 394 kesempatan merumput di berbagai kompetisi.

Tenaganya bukan semata-mata dilihat dari kontribusi gol dan assistnya, namun berkat skill bermainnya yang tinggi di sayap kanan lini tengah lah yang berhasil membawa Sevilla menyabet 2 piala Copa del Rey, 2 piala UEFA, serta 1 piala Super Eropa. Hingga pada musim panas tahun 2013, Jesus memutuskan untuk angkat kaki ke Manchester City.

Kisah sukses Jesus pun masih terus berlanjut, sejak dirinya berganti seragam. Selama 4 musim bernaung di Etihad Stadium, pemain berusia 31 tahun itu telah mempersembahkan 1 titel Liga Premier dan 2 titel Piala Liga Inggris. Adapun catatan bermain dari 183 penampilan yang dilakoninya bersama Man City di semua ajang pun cukup oke. Yakni, sukses mendonasi 8 gol untuk klub besutan Pep Guardiola itu. Namun begitu, kisahnya bersama The Citizen harus berakhir di musim panas tahun ini (2017). Setelah kontrak Jesus tidak lagi diperpanjang oleh pihak manajemen klub.

Jesus pun mengakui kalau satu-satunya klub yang terlintas di benak dan kepalanya cuma Sevilla. Tidak ada yang lain. Rasa rindu yang teramat besar kepada klub yang dibelanya saat masih kecil itu, tiba-tiba membludak pecah. Bagusnya bak gayung bersambut, niat Jesus untuk kembali pulang kampung pun disambut hangat oleh Sevilla dengan menyodorkan kontrak berdurasi 4 tahun.

Usai resmi meneken kontrak, Jesus sontak menjadi rekrutan ke 6 Sevilla pada bursa transfer musim panas saat ini. Sebelumnya Sevilla telah terlebih dulu menciduk Ever Banega, Nolito, Guido Pizarro, Luis Muriel dan juga Sebastien Corchia.

Berita Lain

Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia

Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia
Jelang Piala Dunia 2018 di Rusia

Proses terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 merupakan turnamen Piala Dunia ke 21 yang diselenggarakan oleh FIFA (organisasi sepakbola paling tinggi di dunia). Nantinya, event ini akan diselenggarakan selama 32 hari di Rusia. Yakni, tepatnya mulai dari tanggal 14 Juni 2018 hingga 15 Juli 2018. Adapun, Piala Dunia pada tahun ini adalah ajang Piala Dunia yang pertama kali dilangsungkan di Rusia.

Proses terpilihnya Rusia sebagai tuan rumah ajang sepakbola 4 tahunan ini, sejatinya sudah dimulai semenjak Januari 2009. Dimana, tiap-tiap negara diberikan waktu untuk mendaftar sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2018 hingga Februari 2009. Semula, ada 7 negara yang menyodorkan diri untuk diberikan kehormatan sebagai tuan rumah. Namun Meksiko yang tadinya masuk di dalam daftar ketujuh negara tersebut, mendadak mengundurkan diri. Lalu secara perlahan-lahan, negara-negara yang merupakan non UEFA satu-persatu mulai mengundurkan diri dari bursa kandidat tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut. Hingga pada akhirnya, hanya tersisa 4 negara yang tetap bertahan sebagai kandidat tuan rumah event sepakbola paling akbar di dunia itu. Negara-negara kandidat bertahan tersebut diantaranya adalah Spanyol, Belanda, Rusia dan Inggris.

Penentuan final negara penyelenggara Piala Dunia 2018 pun akhirnya di- voting pada tanggal 2 Desember 2010. Dimana, voting yang dilangsungkan di Zurich tersebut dihadiri oleh 22 anggota Komisi Eksekutif FIFA. Adapun, negara yang mendapatkan suara terbanyak untuk maju sebagai tuan rumah resmi penyelenggara Piala Dunia 2018 adalah Rusia.

Daftar stadion sepakbola penyelenggara Piala Dunia 2018 di Rusia

Sebagai langkah untuk mempersiapkan Piala Dunia 18, Rusia sudah mengajukan 12 stadion yang terletak di 11 kota terpisah di Russia. Diantaranya adalah Stadion Luzhniki di Moskwa dengan kapasitas 81,000 penonton, Otkrytiye Arena / Stadion Spartak di Moskwa dengan kapasitas 45,360 penonton, Stadion Krestovsky / Stadion St. Petersburg di St. Petersburg dengan kapasitas 68,134 penonton, Stadion Kaliningrad di Kaliningrad dengan kapasitas 35,212 penonton, Kazan Arena di Kazan dengan kapasitas 45,379 penonton, Stadion Nizhny Novgorod di Nizhny Novgorod dengan kapasitas 44,899 penonton, Cosmos Arena di Samara dengan kapasitas 44,198, Volgograd Arena di Volgograd dengan kapasitas 45,568 penonton, Mordovia Arena di Saransk dengan kapasitas 45,015 penonton, Rostov Arena di Rostov na Donu dengan kapasitas 45,000 penonton, Stadion Olimpiade Fisht di Sochi dengan kapasitas 47,659 penonton, dan terakhir Stadion Sentral / Yekaterinburg Arena di Yekaterinburg dengan kapasitas 35,000 penonton. Dimana FIFA sudah menentukan, bahwa kick off laga perdana Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Stadion Luzhniki, Moskwa.

Kualifikasi Piala Dunia 2018 sudah mulai dilaksanakan mulai dari tanggal 12 Maret 2015 dan dijadwalkan akan berakhir pada akhir tahun ini (14 November 2017). Tujuan dari kualifikasi tesebut adalah untuk menyaring 32 negara kontestan Piala Dunia 2018 tersebut. Tentunya, Rusia secara otomatis sudah pasti lolos dalam kualifikasi tersebut. Laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2018 sendiri diselenggarakan di Dili Timor Leste pada tanggal 12 Maret 2015. Tercatat ada sebanyak 210 negara yang turut serta pada ajang kualifikasi tersebut. Dimana dari 210 negara tersebut, yang dispekulasikan sudah hampir tidak lolos ke Piala Dunia 2018 adalah Wales, Kamerun, Turki, Argentina, dan Belanda. Sementara itu, Brazil menjadi tim nasional (timnas) pertama yang berhasil lolos masuk ke turnamen. Disusul oleh Iran, yang telah resmi ditetapkan sebagai timnas peserta Piala Dunia 2018.

Desain Maskot Piala Dunia 2018

Terkait maskot Piala Dunia 2018, proses desain maskotnya pun sudah dimulai oleh Rusia. Dimana, maskot serigala menampung suara terbanyak versi FIFA. Yaitu, sebanyak 100,750 voters. Disusul dengan maskot macan dengan total 51,523 voters, dan terakhir maskot kucing yang dipilih oleh 45,157 voters. Adapun maskot serigala Rusia tersebut diberi nama Zabivaka.

Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Sosok Riil Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka
Sosok Riil Maskot Piala Dunia 2018, Zabivaka

Khusus di Indonesia, RTV (Rajawali Televisi Indonesia) akan menjadi stasiun TV swasta Tanah Air yang secara resmi menyiarkan Piala Dunia 2018.

Spanyol

Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput

Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput
Kalau MU Mau, Neymar Siap Dijemput

Striker Barcelona, Neymar jr mengatakan kalau dirinya tidak akan menutup diri untuk pindah klub. Bomber 25 tahun itu memang tengah dilirik oleh Manchester United (MU), dan Neymar pun bilang siap-siap saja dijemput Setan Merah.

Saat ini Neymar memang tengah dilirik oleh banyak klub. Selain MU, dikabarkan PSG (Paris Saint Germain) dan Eibar pun juga tengah memburunya. Malahan baik MU, PSG dan Eibar, semuanya menegaskan kalau bersedia mengangkut pemain asal Brazil itu dengan uang tebusan yang mahal.

Masa depan karir Neymar di Barca memang sedang menjadi spekulasi, seiring dengan kasus pajaknya. Walau Barca baru saja memperpanjang kontrak kerjanya untuk 4 tahun kedepan, hingga tahun 2021.

“Saya tidak mau menutup segala peluang untuk mendapatkan hal yang lebih baik di masa depan. Jika memang saya menemukan hal yang lebih baik daripada di Barca, kenapa tidak?”, ujar pemain timnas Brazil itu kepada Soccerway.

“Lagipula, saya mana tahu jalan Tuhan sih. Saya hanyalah seorang pemain profesional, yang selalu berusaha bermain semaksimal mungkin”, sambungnya.

Saat ditanya perihal musim depan, Neymar hanya berharap kalau Barca bisa tampil lebih baik lagi daripada musim lalu. Pada musim 2016 / 2017, Barca gagal menjuarai liga domestik dan hanya menyabet 1 titel. Yaitu, juara Copa del Rey.

“Saya harap, Barca bisa tampil lebih baik di musim depan”, kata pesepakbola yang menggasak medali emas Olimpiade tahun 2016 itu.

Italia

Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti

Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti
Ditanya Soal Rumor James Rodriguez, AC Milan Malah Lebih Serius Jawab Soal Conti

Saat ditanya wartawan soal rumor ketertarikannya dengan James Rodriguez, AC Milan punya jawabannya sendiri.

Saat ini, AC Milan telah diakuisisi oleh investor dari China. Berasa memiliki banyak duit, Milan pun langsung mendatangkan banyak pemain baru di musi panas tahun ini (2017). Sejauh ini, klub yang bermarkas di San Siro Stadium itu sudah memboyong Mateo Musacchio, lalu Ricardo Rodriguez, Hakan Calhanoglu, Andre Silva, Franck Kessie, sampai Fabio Borini.

Dengan membelanjakan pemain-pemain tersebut, AC Milan disinyalir sudah merogoh kocek lebih dari 100,000,000 Euro. Itu pun isunya masih ada sejumlah pemain lagi yang hendak diangkut Milan. Dimana, nama James Rodriguez juga masuk didalam daftar belanja AC Milan pada musim panas ini.

Disisi lain, kelanjutan karir James Rodriguez di Real Madrid memang sedang dispekulasikan. Namun begitu, Marco Fassone selaku CEO AC Milan belum memberikan jawaban yang gamblang menyoal gelandang asli Kolumbia itu. Apakah memang benar AC Milan benar-benar mau membeli James atau tidak.

“Oh, soal James. Saat ini kami masih harus mengatur anggaran belanja kami. Kami memang masih akan melakukan belanja pemain, tapi tentunya juga dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu yang sudah didiskusikan dengan manajemen”, kata Fassone kepada Football Italia.

Sejatinya, bukan nama James saja yang sedang dikaitkan-kaitkan bakal dibeli Milan. Selain James, disebutkan juga nama salah satu bek Atalanta, Andrea Conti yang saat ini sedang dinegosiasikan AC Milan dengan pihak manajemen Atalanta.

Kabarnya, Atalanta memasang harga senilai 22,000,000 Euro plus bonus pemain untuk Conti yang sudah disanggupi oleh Milan. Namun Conti masih setengah hati dilepas, lantaran Atalanta belum mendapat pemain baru untuk menggantikan posisi Conti.

“Soal Conti, kami sudah membicarakannya dengan Atalanta. Kami respek dengan Atalanta dengan memberikan mereka ‘space’ untuk memutuskan, kapan waktu tepat untuk melepas beknya. Kami tinggal tunggu telpon dari mereka saja, kok soal Conti”, tuntas bos asli Italia itu.

Inggris

Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez

Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez
Masih Belum Kenyang Berburu Pemain, Everton Memangsa Sandro Ramirez

Agresifitas Everton dalam berburu pemain, agaknya masih sangat gragas pada bursa transfer musim panas 2017 ini. Belakangan ini, The Toffees lagi-lagi menyiarkan berita terkait kedatangan pemain barunya yang diangkut dari Malaga. Yakni Sandro Ramirez, bomber yang dulu juga pernah bermain di Barcelona.

Untuk mendatangkan pesepakbola timnas Spanyol itu, Everton rela menggelontorkan uang senilai 6,000,000 Euro atau setara dengan 91,3 M jika di- Rupiah -kan. Dengan uang yang berjumlah fantastis itu, Everton telah mengikat Sandro denagn kontrak berdurasi 4 tahun.

Dengan ditekennya kontrak Sandro, berarti total sudah 4 pemain baru yang diciduk Everton pada musim panas tahun ini. Sebelumnya ada Jordan Pickford, lalu Davy Klaassen, dan juga Henry Onyekuru. Kedepan, Everton tengah memproses kepindahan Michael Keane dari klubnya yang sekarang, Burnley.

Adapun Sandro pun merasa senang dengan kepindahan dirinya ke Goodison Park.

“Saya senang sekali pindah ke Everton. Ini merupakan sebuah tantangan baru, untuk menaikkan level di karir saya sebagai pemain”, ujar Sandro yang terpampang di ofisial website Everton.

“Everton merupakan klub papan atas di Inggris. Bisa masuk kesini, tentunya merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa. Saya pun percaya, kalau coach Ronald (Koeman) adalah pelatih ideal yang bisa menggembleng saya dengan baik”, tukas Sandro lagi.

Sebelumnya, Sandro merupakan jebolan akademi sepakbola Barca. Dimana ia pertama kali bergabung disana, saat usianya baru menginjak 14 tahun. Selama berkarir di Blaugrana senior, ia sudah dimainkan sebanyak tiga puluh dua kali. Terhitung dari musim 2014 – 2015 serta 2015 – 2016, dengan donasi 7 gol.

Selanjutnya, ia pun beralih ke Malaga. Kepindahannya ke klub baru, ternyata membuat diri Sandro semakin produktif. Bersama Malaga, pria 21 tahun itu berhasil membidani 16 gol dari kesempatan bermain sebanyak 31 kali di semua kompetisi.

Selain berkiprah di pertandingan domestik, dirinya juga dipercaya untuk berperan di kancah interasional. Adapun bersama timnas Spanyol U-21, ia berhasil melaju ke partai final Piala Eropa U-21.

Spanyol

Gelagat James Mau Minggat dari Madrid

Gelagat James Mau Minggat dari Madrid
Gelagat James Mau Minggat dari Madrid

Mengamati kondisi yang tengah dialami James Rodriguez, Carlos Bacca menyimpulkan kalau gelandang Real Madrid itu hendak pergi meninggalkan klub yang dibelanya sekarang.

Pasalnya, nama Rodriguez masuk dalam daftar pemain yang paling diincar pada bursa transfer musim panas tahun ini (2017). Kabarnya keinginan untuk angkat koper dari Santiago Bernabéu Stadium, dimotori oleh porsi bermain yang semakin ciut sejak El Real ditangani Zinedine Zidane. Puncaknya ketika Madrid menggilas Juventus di partai final Liga Champion, eks penggawa AS Monaco dan Porto itu hanya ditaruh di bangku cadangan oleh Zidane.

“Saya rasa cukup lah buat James (Rodriguez). Dia adalah pemain bagus yang akhirnya terlalu banyak jadi ban serep saja”, ujar Bacca yang dimuat di Four Four Two.

“Saya tahu, dia pasti merasa sulit untuk memutuskan jadi pindah atau tidak dari Madrid. Dia memang masih muda, tapi dia harus ingat kalau dirinya sekarang adalah pemain profesional”, sambungnya.

Walaupun cuma diset sebagai starter oleh Zidane sebanyak 20 kali, dari 33 kali merumput di sepanjang tahun 2016 hingga 2017, Rodriguez adalah pemain yang termasuk punya rekor bagus. Dari catatan Madrid sendiri, Pemain 25 tahun itu telah mendonasikan 10 gol dan 13 assist buat klub.

Spanyol

Paulinho Merasa Sudah Pasti Gabung Barca

Paulinho Merasa Sudah Pasti Gabung Barca
Paulinho Merasa Sudah Pasti Gabung Barca

Lantaran agennya sudah dikontak Barcelona FC, gelandang Guangzhou Evergrande, Paulinho  merasa kalau dirinya sudah pasti gabung di Los Cules.

Sepanjang musim lalu, pemain asal Brazil itu memang tampil cantik di Guangzhou Evergrande. Dipake sebanyak 21 kali, Paulinho sudah mengemas 8 gol dan 4 assist buat klubnya.

Melihat performa oke tersebut, Barca pun sontak mencantumkan namanya pada list belanja bursa transfer musim panas tahun ini.

“Saya kemarin diberitahu agen saya, kalau sudah ada kontak telpon dari Barca. Mereka sedang bernegosiasi untuk kepindahan saya”, terang Paulinho saat ditemui AS.

“Saat ini, pun saya sebetulnya kerasan di klub saya. Cuma jika kesempatan untuk naik level datang, maka akan saya sambut dengan siap hati”, sambungnya pemain timnas Brazil 28 tahun itu.

Selama 3 musim merumput bersama Guangzhou Evergrande, sudah 6 piala dipersembahakannya. 1 trofi Liga Champion Asia dan 2 trofi Liga Super China menjadi list piala yang pernah disumbangkannya.

Spanyol

Hari Jadi Messi ke 30

Hari Jadi Messi ke 30
Hari Jadi Messi ke 30

Akhir pekan ini (Sabtu, 24 / 6 / 2017) merupakan hari jadi salah satu superstar sepakbola dunia, Lionel Messi. Kini, Messi telah mencapai usianya yang ke 30 dan sukses membina karirnya sebagai pemain sepakbola.

Messi adalah seorang kelahiran Argentina. Ia dilahirkan dan menghabiskan masa kecilnya di Rosario. Sedari kecil, bakat dan passion-nya terhadap sepakbola memang sudah terlihat. Apalagi, keluarga Messi pun merupakan maniak sepakbola. Sontak di usianya yang ke 6, ayahnya pun memasukkan Messi ke tim sepakbola juvenille yang bernama Newell’s Old Boys. Dimana, ayahnya sendiri yang menjadi pelatih.

Cita-cita bomber Barca itu untuk menjadi pemain profesional sempat terjegal masalah medis. Memasuki usianya yang ke 10, dokter mendiagnosa Messi mengalami masalah pertumbuhan hormon. Usai melihat postur tubuhnya yang sangat kecil, dibanding teman-teman sebayanya. Demi mewujudkan cita-cita putranya, ayahnya pun merogoh kocek hingga tak mampu lagi membiayai terapi hormon Messi. Sampai-sampai ayahnya menjadi putus harapan.

Namun begitu, Tuhan sepertinya sudah mentakdirkan Messi sebagai pemain bintang. Pada suatu ketika, Messi ditawarkan hijrah ke Barcelona untuk masuk ke akademi La Massia dan bermain di klub inti Blaugrana pada tahun 2004.

Jika sebelumnya postur kecil Messi seperti menjadi batu sandungan untuk berlaga secara profesional, justru hal tersebut malah menjadi berkah tersendiri baginya. Dengan postur tinggii yang cuma 170cm, Messi malah berpotensi untuk bergerak sangat cepat. Alhasil, julukan La Pulga (si kutu loncat) pun sampai melekat pada dirinya.

Semenjak pertama merumput di Los Cules pada bulan Oktober 2004, sudah 510 kali ia mengoyak jala lawan. Disamping juga menghantarkan 231 assist, yang semuanya dikemas lewat 585 kali merumput bersama Barca di semua kompetisi.

Disisi lain, berkat Barca pun seperti melimpah ruah sejak memiliki Messi. Barca merupakan klub yang mendominasi kmpetisi Eropa selama 1 dekade terakhir. Dimana, beragam titel pun juga telah digasaknya. Sebut saja 8 kali berhasil menjuarai kompetisi lokal (La Liga), 5 kali juara Copa del rey dan 4 kali menyabet trofi Liga Champion. Masih banyak prestasi-prestasi lain seperti menggondol trebel pada tahun 2009 dan 2015, dan juga titel-titel kompetisi lainnya.

Kiprahnya di timnas juga tidak kalah ciamik. Selama berkarir di kancah internasional, Messi telah membukukan 117 caps, 58 gol, serta 42 assist buat timnya. Ia pun juga pernah membawa Albiceleste maju ke babak final Piala Dunia 2014, Copa America 2015 dan Copa America 2016.

Dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini, Messi pun juga banyak menerima award atas dasar performanya di dunia sepakbola. Terakhir, ia sukses menyabet 5 kali gelar pemain terbaik level dunia.

Selamat ulang tahun, Messi!